Penangkal Petir Telepon

Penangkal Petir Telepon – Pernahkan anda berbicara dengan orang yang cukup jauh bahkan sangat jauh? Betapa menakjubkan hal tersebut bukan? Hal ini adalah salah satu contoh bukti bahwa perkembangan teknologi komunikasi selalu berkembang. “telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya.”

penangkal petir telepon

Gambar : dengan telepon memudahkan kita berkomunikasi

 

Coba renungkan sejenak, seandainya di kantor anda tidak ada telepon. Sangatlah sulit dibayangkan jika sebuah kantor tanpa ada telepon. Lebih dari 80% hubungan bisnis akan memanfaatkan telepon sebagai sarana komunikasi. Telepon merupakan teknologi komunikasi lisan individual yang paling populer dan paling banyak digunakan. Karena dengan menggunakan telepon seseorang dapat dengan mudah menjangkau orang lain yang dituju dengan biaya yang murah. Dalam komunikasi bisnis telepon digunakan untuk menjangkau sebagian besar stakeholder, seperti konsumen, supplier, media masa, investor, dan lain-lain. Teknik pemakaian telepon yang tepat pengelolaan yang baik maka penggunaan telepon menjadi lebih aktif.

Dengan memasang sistem proteksi untuk jaringan telepon dapat mencegah dari kerusakan terutama proteksi dari sambaran induksi yang diakibatkan oleh petir. Surge arrester untuk jaringan telepon  didesain khusus untuk memproteksi dari induksi petir dengan desain yang keren dan pemasangan yang mudah.

 

Penangkal Petir Arrester MNT-TEL B or F

 

Jaringan telepon - Penangkal Petir Internal

Gambar : Tipe Surge Arrester untuk Telepon dan Instalasinya

 

 

Tetapi akan menjadi percuma bila kita hanya memproteksi jaringan telepon tanpa memproteksi juga panel induk dan memasang penangkal petir eksternal, karna bisa saja arus yang masuk akibat induksi melebihi kapasitas dari alat itu sendiri.

Leave a Comment